Haedar Nashir Apresiasi PT MPN, Perluas Kiprah Konstruksi Muhammadiyah hingga Rumah Sakit NU
SIDOARJO – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, meresmikan kantor cabang pertama PT Mentari Prima Niaga (MPN), perusahaan jasa konstruksi Muhammadiyah, di kawasan Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (10/10/2026).
Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah pengembangan usaha PT MPN sekaligus memperkuat sinergi perusahaan dengan berbagai unsur Persyarikatan Muhammadiyah, mulai dari tingkat wilayah, daerah, hingga cabang.
Haedar Nashir mengapresiasi pembangunan kantor cabang tersebut yang terwujud melalui kerja sama PT MPN dengan jajaran pimpinan Muhammadiyah, termasuk Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sepanjang.
Dalam kesempatan itu, Haedar mendorong pimpinan Muhammadiyah di berbagai tingkatan untuk terus membangun kerja sama dengan PT MPN dalam mengembangkan usaha di bidang konstruksi.
Menurutnya, sinergi antarelemen Persyarikatan diperlukan agar pengembangan Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM) berjalan secara terarah, saling mendukung, dan tidak menimbulkan persaingan yang tidak produktif di lingkungan internal organisasi.
PT MPN Garap Pembangunan Lintas Organisasi
Selain mengapresiasi pembangunan gedung Muhammadiyah, Haedar juga memberikan perhatian terhadap kiprah PT MPN yang turut mengerjakan proyek pembangunan rumah sakit yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU).
Keterlibatan perusahaan dalam pembangunan fasilitas milik organisasi keagamaan yang berbeda menunjukkan jangkauan layanan konstruksi PT MPN yang tidak terbatas pada lingkungan Muhammadiyah.
Haedar berharap perusahaan tersebut terus menjaga kualitas pekerjaan dan meningkatkan standar bangunan yang dihasilkan. Dengan demikian, setiap proyek yang dikerjakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membangun kepercayaan terhadap profesionalisme perusahaan.
Haedar Tekankan Pertumbuhan dan Profesionalisme
Dalam arahannya, Haedar menyampaikan tiga pesan penting bagi pengembangan PT MPN.
Pertama, perusahaan diharapkan terus tumbuh dan berkembang. Kedua, profesionalisme perlu diterapkan pada seluruh lini organisasi, mulai dari jajaran pimpinan hingga staf dan karyawan. Ketiga, PT MPN didorong menjadi perusahaan konstruksi modern yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya pengelolaan badan usaha secara profesional, tanpa meninggalkan nilai-nilai dan semangat pengabdian yang menjadi landasan gerakan Muhammadiyah.
Sementara itu, Direktur PT MPN, Ahmad Mirza, menyebut pembukaan kantor cabang pertama sebagai tonggak penting dalam perjalanan perusahaan. Menurutnya, kantor tersebut bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan bagian dari upaya memperluas jangkauan operasional dan pelayanan.
Mirza berharap pembukaan cabang di Sidoarjo dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan jaringan perusahaan di berbagai wilayah Indonesia.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari bertambahnya jumlah kantor cabang, tetapi juga dari kemampuan menjaga kepercayaan publik, menjalankan amanah, serta menghadirkan manfaat bagi umat dan masyarakat.
Peresmian kantor cabang pertama PT MPN ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat kapasitas usaha di bidang konstruksi. Melalui pengembangan jaringan, peningkatan profesionalisme, dan kerja sama lintas organisasi, PT MPN diharapkan mampu memperluas kontribusinya dalam pembangunan berbagai fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Sumber: Suara Muhammadiyah
Penulis: Redaksi SUARAMU

Tidak ada komentar:
Posting Komentar